top of page

ARTIKEL/JURNAL ILMIAH

 

Prof.Dr.Jusman Iskandar.MS
 
Judul :
Globalisasi dan Liberalisasi

ABSTRAK

Globalisasi adalah proses penyatupaduan atau pengintegrasian berbagai aspek kehidupan secara  menyeluruh dan bersifat internasional dimana hal ini terjadi karena adanya pergeseran dan pertukaran pandangan dunia,berbagai  produk fisik dan teknologi, pemikiran dan ilmu pengetahuan, serta  aspek-aspek kebudayaan lainnya. Kemajuan infrastruktur teknologi transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan IT dan Internet, merupakan faktor utama dalam globalisasi yang semakin menjadikan setiap orang saling membutuhkan dan tergantung satu sama lainnya terutama dalam aspek ekonomi, sosial dan kebudayaan.

Walaupun banyak pihak menyatakan bahwa globalisasi berawal di era modern, namun beberapa Istilah globalisasi sudah semakin sering digunakan sejak pertengahan tahun 1980-an dan lebih sering lagi sejak pertengahan 1990-an.

Pada era tahun 2000, International Moneter Fund atau Dana Moneter Internasional (IMF) mengidentifikasi empat aspek dasar globalisasi: perdagangan dan transaksi, pergerakan modal dan investasi, migrasi dan perpindahan manusia, dan kebebasan ilmu pengetahuan.

Selain daripada itu, aspek aspek lainnya yang merupakan tantangan-tantangan lingkungan seperti perubahan iklim, polusi air dan udara lintas perbatasan negara, dan ilegal fishing secara berlebihan dari lautan juga ada hubungannya dengan globalisasi.

Proses globalisasi memengaruhi dan dipengaruhi oleh kekuatan dunia usaha dan bisnis serta  tata kerja, ekonomi pasar, sumber daya sosial-budaya, dan lingkungan hidup serta sumber daya  alam.

Kata Kunci: Globalisasi, Liberalisasi,

ARTIKEL LENGKAP KLIK PD DIBAWAH INI

Dr.Engkus,SE.,M.Si
 
Judul:

KOMITMEN ORGANISASIONAL DALAM PERSPEKTIF ADMINISTRASI PUBLIK

 

 

ABSTRACT

The main problem in the research is the Commitment in the Regency/municipality government of Bandung Metropolitan west java Province is low. It’s thought to have been caused  by  the job satisfaction and organization commitment not done  optimally yet.The method used in the research is explanatory research that get the sample from one population and  use the questionnaire as a tool to collect  the main data. The result of research shows that the organizational commitment and the job satisfaction empirically have given contribution toward the improvement of  the organizational performance. It means that the organizational commitment and job satisfaction haven’t been implemented optimally so they influence the organizational performance.The conclusion of the research is that organizational commitment and job satisfaction should be improved and implemented optimally by the leader.

Key Words : Organizational Commitment, Job Satisfaction through hygienes and motivation.

 

ARTIKEL LENGKAP KLIK PDF DIBAWAH INI

 

Dr.Thomas Bustomi,M.Si
 
Judul:

Performance Evaluation of Tourism Sector Policy in support of Bandung Creative City

 

ABSTRACT

 

The existence of the tourism sector is no longer a complementary sector, but has become a major sector that can generate other sectors in an area. During the first quarter of 2014, growth in the tourism sector reached 6.86%, higher than the national economic growth that is equal to 5:21%. Bandung, as one of the icons of tourism in West Java, is proposed as UNESCO Creative City. This research paper uses data analysis techniques or methods Combination of Mixed Methods (quantitative and qualitative). The dimensions of performance evaluation policies, namely: Dimensional results, Dimension process, resource dimensions, dimensions of existence and development of the organization, and leadership dimensions. The dimensions of the above criteria will be juxtaposed with the Creative City. Paired results produces policy issues on which the consideration to conduct a review of tourism policy so as to produce a new policy supporting policy as Bandung Creative City.

 

Key words: Performance Evaluation, Policy Tourism Creative City

 

 

 

ARTIKEL LENGKAP KLIK PDF DIBAWAH INI

 

 

Dr. Mulyaningsih,M.Si
 
Judul :

FUNDAMENTAL PARADIGMA KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASI “BERBAGI” DI INDONESIA

DALAM MENGHADAPI DAMFAK GLOBALISASI-LIBERALISASI.

 

ABSTRAK

Indonesia sebagai negara yang memiliki peluang investasi dan korupsi tertinggi dalam bisnis ASIA menyebabkan terjadinya perubahan budaya yang mempengaruhi struktur pengembangan bisnis dan negara.             Pola pikir organisasi untuk bertindak, memecahkan masalah, beradaptasi dan menyatukan anggota organisasi melalui norma dan aturan budaya yang secara signifikan terhadap pengusaha dan pemangku kepentingan organisasi di Indonesia. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.

Dampak negatif globalisasi antara lain; informasi yang tidak tersaring, membuat tidak kreatif, karna perilaku konsumtif, membuat sikap menutup diri, berpikir sempit, banyak meniru perilaku yang buruk serta mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu Negara.Posisi serta jati diri yang membentuk kehidupan masyarakat bangsa Indonesia dari dulu kala menjadi indikator dalam memilah dan memilih mana yang bisa dipakai Bahkan sikap saling memberi (Sharing) atau berbagi merupakan sebuah kewajiban,esensi pemikiran masyarakat desa yang masih alami di Indonesia inilah kepribadian bangsa Indonesia yang dulu menjadi ciri khas bangsa ini yang cantik dengan adat ketimuran jika naluri ini digabungkan secara seimbang dengan pengetahuan, maka akan jadi wujud kepribadian.

Perilaku keragaman dasar yang fundamental akan mendukung keberhasilan pembangunan Indonesia melalui kejujuran, integritas karyawan, kepemimpinan yang kuat dan dukungan perilaku etnis.Pemulihan kualitas bangsa dalam lingkaran kebijakan nasional bertujuan menentukan arah dan sikap untuk mengubah dan melihat bangsa sebagai konsekuensi interaktif dalam karakteristik budaya organisasi yang dimiliki sumber daya manusia Indonesia sehingga dapat berfungsi sebagai alat untuk mendukung pelaksanaan kemajuan pembangunan melalui kompetensi dan kepemimpinan.

Kepandaian memfilter kebudayaan Negara lain dengan adat-adat ketimuran Indonesia  yang beraneka ragam, namun saling menghargai dan satu visi, jika Indonesia selalu berpegang teguh pada adat yang telah membentuk kepribadian bangsa ini dapat dijadikan landasan berperilaku bukan hanya berbangsa namun berbisnis  adalah hubungan antar negara, meluasnya arus perdagangan dan penanaman modal, Keterkaitan seluruh masyarakat, Perusahaan-perusahaan trans-nasional berperan dalam ekonomi global dan Integrasi ekonomi internasional dalam produk global dalam mengahadapi di era globalisasi-liberalisasi ini.

Keyword : Sharing, Globalisasi, Liberalisasi.

 

ARTIKEL LENGKAP KLIK PDF DIBAWAH INI

 

PIANI-  Perhimpunan Ilmuwan Administrasi Indonesia - Deddy Pandji Santosa. 2016

Konsultan Kebijakan Publik; Seminar Nasional dan Internasional; Penerbitan Buku ISBN; Penerbitan Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi; Riset dan Penelitian; Sertifikasi Profesi Nasional

bottom of page